Khuruj Dakwah Ramadhan 1447 H

Ahad, 15 Februari 2026 menjadi momentum penuh berkah bagi keluarga besar Al Hawthah Al Jindaniyah. Sebanyak tujuh santri senior secara resmi diberangkatkan untuk melaksanakan khuruj dakwah ke wilayah Kalimantan Tengah.

Pemberangkatan dilaksanakan dengan suasana haru dan penuh doa dari para asatidz, santri, serta seluruh keluarga besar pesantren. Khuruj dakwah ini merupakan bagian dari program pembinaan ruhiyah dan pengabdian santri kepada masyarakat, sekaligus sebagai sarana latihan langsung dalam menyampaikan nilai-nilai keislaman dan akhlakul karimah.

Selama masa khuruj, para santri akan berdakwah dan berkhidmat di beberapa desa yang berada di wilayah Arut Utara, Arut Selatan, serta Kotawaringin Lama. Di daerah-daerah tersebut, mereka akan melaksanakan berbagai kegiatan dakwah seperti ta’lim masjid, silaturahmi masyarakat, pembinaan keagamaan, serta penguatan ibadah dan akhlak.

Pimpinan pesantren Al Habib Ahmad bin Novel bin Jindan menyampaikan harapan agar para santri senantiasa menjaga adab, keikhlasan, serta niat yang lurus dalam berdakwah. Khuruj ini diharapkan menjadi sarana pembelajaran nyata dalam mengamalkan ilmu yang telah dipelajari selama di pesantren, sekaligus memperluas manfaat bagi umat.

Para santri berangkat dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada pukul 05.30 WIB menggunakan maskapai NAM Air. Perjalanan berlangsung lancar hingga rombongan tiba di Bandara Iskandar Pangkalan Bun pada pukul 06.45 WIB.

Setibanya di bandara, para peserta khuruj dakwah disambut dan diterima dengan hangat oleh Bapak Rahman yang telah mengurus serta memfasilitasi keberangkatan dan kedatangan para peserta selama di Kalimantan Tengah. Keluarga besar pondok pesantren menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya atas perhatian, bantuan, dan khidmat beliau dalam mendukung kelancaran perjalanan dakwah para santri.

Setelah penyambutan di bandara, rombongan kemudian dibawa menuju pertemuan bersama para kepala desa, perwakilan Kementerian Agama Republik Indonesia wilayah setempat, serta anggota DPD RI. Dalam pertemuan tersebut dilaksanakan acara pelepasan sekaligus serah terima peserta khuruj dakwah kepada para kepala desa yang akan menjadi lokasi tujuan dakwah.

“Semoga perjalanan dakwah ini menjadi wasilah keberkahan, menambah keilmuan, kedewasaan, serta menjadikan para santri sebagai pribadi yang siap mengabdi untuk agama, masyarakat, dan bangsa,” demikian pesan yang disampaikan saat pelepasan.

Seluruh keluarga besar pesantren memohon doa dari para muhibbin dan masyarakat agar perjalanan dakwah tujuh santri senior ini diberikan kelancaran, keselamatan, serta keberkahan, dan dapat kembali ke pesantren dengan membawa pengalaman serta kebermanfaatan yang luas bagi umat.

Tags:

No responses yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *